Bahan Sosisalisai BAN-PT IAPT3.0

Bahan Sosisalisai BAN-PT IAPT3.0

pengumuman

Ringkasan kajian kebijakan dan instrumen APT 3.0.Majelis Akreditasi BAN-PT Oktober 2018.

Penyamaan Persepsi Fasilitator terhadap Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi 3.0

Penyamaan Persepsi Fasilitator terhadap Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi 3.0

berita

Menindaklanjuti terbitnya PerBAN-PT No.59 Tahun 2018 tentang Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri, Panduan Penyusunan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi, dan Matriks Penilaian dalam Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi, Direktorat Penjaminan Mutu perlu melakukan penyamaan persepsi kepada fasilitator SPMI  wilayah di Surabaya pada tanggal 10-12 Desember 2018.

Penyamaaan persepsi dilakukan agar fasilitator SPMI di wilayah memiliki kesamaan pemahaman terhadap Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT 3.0) dan dapat menyampaikannya kepada perguruan tinggi masing-masing dan perguruan tinggi lain. Narasumber dipanggil dari anggota Majelis BAN-PT agar fasilitator mendapatkan informasi yang sahih, Dr. Setyo Pertiwi.

Hadir 200 orang peserta dari fasilitator wilayah dan 14 orang pejabat LLDIKTI yang membidangi penjaminan mutu. Hadirnya LLDIKTI dimaksudkan agar pejabat terkait penjaminan mutu juga mendapatkan pengetahuan tentang IAPT 3.0 dari sumber resmi dan bisa berdiskusi langsung dengan narasumber.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Subdit Penguatan Mutu Direktorat Penjaminan Mutu, Masluhin Hajaz sekaligus memberikan arahan dan paparan capaian program Direktorat Penjaminan Mutu 2018 serta rencana kerja 2019. Disampaikan bahwa kinerja Direktorat Penjaminan Mutu tahun 2018 bagus karena kerja keras dan kerja sama yang baik dengan para fasilatator dalam membantu kegiatan fasilitasi dan intervensi Direktorat Penjaminan Mutu dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi kita. Peta akreditasi prodi juga sudah berubah menjadi baik  dengan hilangnya peta prodi yang merah (71-100% terakreditasi C). Kerja baik ini tentu harus diteruskan dan ditingkatkan lagi than 2019 dengan menggandeng LLDKTI dalam memetakan target prodi yang akan difasilitasi agar tidak terjadi  tumpeng tindih.

Sesi evaluasi kegiatan 2018 dengan fasilitator wilayah dan  LLDIKTI tahun 2018 dimaksudkan agar para fasilitator dapat bekerja sama lebih baik dengan LLDIKTI (haz/penjamu)

Direktorat Penjaminan Mutu Melatih Auditor Mutu Internal di Aceh

Direktorat Penjaminan Mutu Melatih Auditor Mutu Internal di Aceh

berita

Direktorat Penjaminan Mutu mengakhiri rangkaian Lokakarya Audit Mutu Internal (AMI) tahun 2018 di Banda Aceh. Lokakarya AMI dimaksudkan agar perguruan tinggi memiliki auditor mutu sendiri untuk melakukan evaluasi diri dalam rangka meningkatkan mutu perguruan tinggi.

Lokakarya Audit Mutu Internal (AMI) batch VI tahun 2018 dilaksanakan di  Hotel Hermes, Banda  Aceh pada 21-23 November 2018 bekerja sama dengan Universitas Syiah Kuala sebagai perguruan tinggi auditee yang menyediakan dokumen program studinya untuk dijadikan praktik audit dokumen. Lokakarya dibuka oleh Kasubdit Penguatan Mutu, Masluhin Hajaz didampingi Kasi Peningkatan Mutu, Octa Nugroho ; staf Subdit Penguatan Mutu, dan para narasumber antara lain Prof. Syahrun Nur, Dr. Retno Indrati, Dr. Wonny Ahmad Ridwan, dan Dr. Elvi Rusmiyanto.

Lokakarya AMI diikuti 57 orang peserta dari beberapa perguruan tinggi wilayah Aceh dan Sumatera  antara lain: Akademi Farmasi YPPM Mandiri, Akademi Kebidanan Saleha Banda Aceh, Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat, Akademi Maritim Sapta Samudra Padang, Akademi Pariwisata Muhammadiyah Aceh, AMIK Indonesia, Institut Seni Budaya Indonesia Aceh, Institut Teknologi Sumatera, Politeknik Aceh Selatan, Politeknik Akamigas Palembang, Politeknik ATI Padang, Politeknik Darussalam, Politeknik Negeri Medan, Politeknik Negeri Padang, Politeknik Negeri Sriwijaya, STIKes Getsempena Lhoksukon, STKIP Bina Bangsa Getsempena, STKIP Bina Bangsa Meulaboh, STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya, Universitas Al Azhar, Universitas Al Washliyah Labuhanbatu, Universitas Al-Muslim, Universitas Muhammadiyah Aceh, Universitas Negeri Medan, Universitas Quality, Universitas Samudra, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Universitas Teuku Umar, Universitas Syiah Kuala.

Direktorat Penjaminan Mutu sangat berharap agar keberadaan auditor mutu dapat membantu mengidentifikasi permasalahan di perguruan tinggi dan memberikan rekomendasi tindak lanjutnya untuk peningkatan mutu di perguruan tinggi. Auditor yang dilatih juga diharapkan bisa membantu pelaksanaan audit mutu internal di perguruan tinggi sekitarnya yang masih belum memiliki auditor mutu internal.

Lokakarya berlangsung selama 3 hari dengan materi Teori AMI, Perencanaan AMI, Pelaksanaan AMI, dan praktik AMI dokumen menggunakan dokumen SPMI dari beberapa program studi milik Universitas Syiah Kuala. Dalam praktik audit dokumen prodi akan dihadiri para kepala prodinya. (Haz)

Bimbingan Teknis Sistem Penjaminan Mutu Internal di Universitas Batanghari

Bimbingan Teknis Sistem Penjaminan Mutu Internal di Universitas Batanghari

berita

Bimbingan Teknis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI),  acara dilaksanakan di Aula Universitas Batanghari, Jambi tgl 26-27 November 2018.

Acara di buka oleh Kasubdit Pengembangan Sistem Mutu , Dr. Syahrul Aminullah, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan selamat datang dari Dr. H. Sayid Syekh. Selaku Wakil Rektor I Universitas Batanghari, beliau menyampaikan ucapan terima kasih dikarenakan telah ditunjuk menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan Bimtek Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).  

Hadir sebagai narasumber Fasilitator Pengembang Prof.Dr. Syafrani dan Dr. Agus Sutanto. Sesuai dengan tema acara "Melalui SPMI kita tingkatkan budaya mutu secara berkelanjutan" diharapkan semua Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia dapat maju bersama untuk bermutu dan berdaya saing.

Diseminasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di Politeknik Negeri Batam

Diseminasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di Politeknik Negeri Batam

berita

Diseminasi di Politeknik Negeri Batam, Batam, 22 November 2018

Sebagai upaya untuk meningkatkan budaya mutu pendidikan tinggi di Indonesia, Direktorat Penjaminan Mutu berupaya untuk terus memotivasi Perguruan Tinggi agar sadar mutu melalui implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) secara berkelanjutan. SPMI merupakan roh bagi pelaksanaan Pendidikan Tinggi di Perguruan Tinggi. Dalam upaya untuk memotivasi budaya mutu, Subdit Pengembangan Sistem Mutu, Direktorat Penjaminan Mutu melakukan kegiatan Diseminasi SPMI untuk penyegaran dan mengingatkan kembali Perguruan Tinggi tentang pengimplementasian SPMI. Kegiatan dilakukan bagi Perguruan Tinggi di bawah naungan Kementerian lain yang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya adalah yg dilakukan pada Kamis, 22 November 2018 bertempat di Aula Kampus Politeknik Negeri Batam sebagaimana disampaikan oleh Kasubdit Pengembangan Sistem Mutu, DR. Syahrul Aminullah.


Acara dibuka oleh Wakil Ketua Penjaminan Mutu Politeknik Negeri Batam yg diwakili oleh, Dr. Ahmad Riyad Firdaus. Beliau menyampaikan bahwa kedatangan Tim SPMI Kemenristekdikti turut memperhatikan mutu Perguruan Tinggi lain diluar naungannya sehingga dapat bermutu dan berdaya saing secara nasional dan juga internasional. 


Pada kesempatan ini disampaikan materi mengenai SPM Dikti, SPMI dan SPME yg disampaikan oleh Tim Pengembang SPMI, Prof. Johannes Gunawan dan Prof. Bernadette Mulyati Waluyo serta anggota Majelis BANPT, Dr. Setyo Pertiwi. Pada kesempatan ini sekaligus juga disosialisasikan layanan media konsultasi online melalui laman spmi.ristekdikti.go.id dan SPMI mobile berbasis android yg dapat diakses melalui telepon genggam. Para penggiat mutu dapat langsung berkomunikasi dengan para fasilitator yg siap membantu dan memberikan solusi terkait implementasi Sistem Penjamiman Mutu. 


Sesuai dengan tema acara " Melalui SPMI kita tingkatkan budaya mutu secara berkelanjutan" diharapkan semua Perguruan Tinggi yg ada di Indonesia dapat maju bersama untuk bermutu dan berdaya saing.