DIrektorat Penjaminan Mutu mengawali program peningakatan mutu prodi dengan mengadakan “Lokakarta Penyusunan Dokumen SPMI”. Lokakarya diadakan di Jakarta tanggal 26-28 Maret 2018 merupakan batch pertama dari sebelas batch yang direncanakan di beberapa kota pada tahun 2018.

Lokakarya diikuti 58 peserta dari 22 perguruan tinggi di sekitar Jakarta,  masing-masing perguruan tinggi mengirimkan  ketua penjaminan mutu dan kepala prodinya. Perguruan tinggi peserta lokakarya antara lain dari Akademi Yaspen Tugu Ibu, Akademi Keperawatan Keris Husada, Akademi Keperawatan Pelni, Akademi Keperawatan RS Husada, Akademi Pariwisata GSP Internasional, Akademi Refraksi Optisi Kartika Indera Persada, IAI Shalahuddin Al-Ayyubi, Institut Bisnis dan Informatika Kosgoro 1957, Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis, Politeknik LP3I Jakarta, STIE Muhammadiyah Jakarta, STIKES Indonesia Maju, Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti, STIKES Sint Carolus, STBA Pertiwi Indonesia, STFI Sadra, STIKes Istara Nusantara Jakarta,  Universitas Bung Karno, Universitas Jakarta, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Satyagama, dan Universitas Podomoro.

Hadir dalam lokakarya antara lain Kasubdit Penguatan Mutu, Masluhin Hajaz dan Kasi Peningkatan Mutu; Octa Nugroho; fasiltator SPMI antara lain Hisar Sirait, Desiana Vidayanti, Eddy Guridno, dan Levyda.  Lokakarya diawali laporan pelaksanaan kegiatan lokakarya oleh Kasubdit Penguatan Mutu,  Masluhin Hajaz, “ Terdaftar 60 peserta  dari 22 perguruan tinggi namun ada 2 orang yang berhalangan hadir karena sakit. Universitas Paramadina tidak jadi mengirimkan peserta dan digantikan daripeserta dari Universitas Podomoro. Seluruh PT berasal dari perguruan tinggi di Jakarta” lapor Kasubdit Penguatam Mutu.

Lokakarta dibuka Direktur Penjaminan Mutu, Prof. Aris Junaidi dan dilanjutkan dengan paparan Kebijakan Direktorat Penjaminan Mutu dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi. Aris Junaidi dalam paparanya menyatakan bahwa Direktorat Penjaminan Mutu akan melakukan penilaian mutu perguruan tinggi (PT) secara daring setahun sekali yang bisa dijadikan bahan evaluasi diri PT sebelum melakukan re-akreditasi.  Instrumen yang digunakan dalam penilaian mutu PT menggunakan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) yang sama dengan 9 kriteria yang digunakan BAN-PT.

“Trend peningkatan mutu prodi dari tahun ke tahun semakin baik, prodi dengan akreditasi A dan B semakin meningkat dan sebaliknya prodi dengan akreditasi C semakin menurun, kerja keras tim penjaminan mutu dan para fasilitator SPMI memperlihatkan hasil yang significant dan akan terus ditingkatkan pada tahun 2018,” ujar Aris.

Lokakarya berlangsung tiga hari dengan penekanan pada praktik penyusunan dokumen SPMI, antara lain Dokumen Kebijakan SPMI, Dokumen Manual SPMI, Dokumen Standar yang digunakan SPMI, dan Formulir SPMI. Peserta dibagi dalam dua kelas untuk berdiskusi dan menyusun dokumen SPMI, kelas A 29 orang didampingi fasilitator Hisar Sirait dan Levyda sedangkan kelas B 29 orang didampingi fasiltator Desiana dan Eddy Guridno.  Setiap PT membentuk kelompok belajar untuk berdiskusi menyusun dokumen SPMI. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil kerjanya di hadapan peserta dan fasilitator untuk mendapatkan masukan dan perbaikan. Di akhir program, semua dokumen hasil latihan di-share untuk semua peserta dengan harapan masing-masing PT sudah memiliki draf dokumen SPMI untuk disesuaikan dengan masing-masing kondisi PT.  Direktorat Penjaminan Mutu akan melakukan monitoring dan evaluasi implementasi SPMI di PT peserta, peserta yang sukses melaksanakan diseminasi SPMI dan implementasi SPMI di PT-nya akan diikutkan dalam Lokakarta Audit Mutu Internal (AMI) di tahun beriktunya. (haz/penjamu)

Keterangan

Tempat: Hotel Sultan
Penyelenggara: Direktorat Penjaminan Mutu
Jumlah Peserta: 58
Jumlah Perguruan Tingggi: 22
Sumber Dana: Belmawa

Peserta
  • Akademi Yaspen Tugu Ibu
  • Akademi Keperawatan Keris Husada
  • Akademi Keperawatan Pelni
  • Akademi Keperawatan RS Husada
  • Akademi Pariwisata GSP Internasional
  • Akademi Refraksi Optisi Kartika Indera Persada
  • IAI Shalahuddin Al-Ayyubi
  • Institut Bisnis dan Informatika Kosgoro 1957
  • Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis
  • Politeknik LP3I Jakarta
  • STIE Muhammadiyah Jakarta
  • STIKES Indonesia Maju
  • Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti
  • STIKES Sint Carolus
  • STBA Pertiwi Indonesia
  • STFI Sadra
  • STIKes Istara Nusantara Jakarta
  • Universitas Bung Karno
  • Universitas Jakarta
  • Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Universitas Satyagama
  • Universitas Podomoro