Pembukaan diawali dengan laporan oleh Kasubdit Pengembangan Sistem Mutu Bapak Dr. Syahrul Aminullah, SKM, M.Si selaku Kepala Subdirektorat Pengembangan Sistem Mutu tentang maksud dan tujuan pelaksanaan Sosialisasi Instrumen Evaluasi Diri di Wilayah VII yang dilaksanakan di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII. Selanjutnya sambutan sekaligus yang membuka acara adalah Hj. Anik Nuryani, SE. selaku Kepala Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Wilayah VII. Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, karena Rahmat-Nya kegiatan Sosialisasi Instrumen Evaluasi Diri Perguruan Tinggi di Wilayah VII dapat berlangsung dan mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Penjaminan Mutu yang telah memberikan kesempatan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII dalam pelaksaan yang dimaksud. 

Dalam rangka upaya mencapai budaya mutu di perguruan tinggi, salah satunya dengan menjalan siklus SPMI (PPEPP) secara Continuous Quality Improvement. Salah satu sendi untuk menopang budaya mutu, maka Direktorat Penjaminan Mutu menciptakan salah satu instrumen evaluasi diri secara online, untuk membantu perguruan tinggi/program studi untuk dapat lebih memahami/mengukur kemampuan SPMI masing-masing PT/PS untuk selanjutnya dinilai dalam sistem penjaminan mutu eksternal (akreditasi) oleh BAN-PT. 
Instrumen ini juga merupakan alat manajerial yang bisa memonitor pencapaian program dan rencana pengembangan, serta membantu para auditor dalam melakukan audit mutu internal sesuai dengan kapasitas standar perguruan tinggi terhadap SNDikti, serta penyajian data dan informasi SPMI dan pengelompokan terhadap sembilan kriteria BAN-PT.
Pada hari Kamis-Jumat, 28-29 November 2019, Direktorat Penjaminan Mutu melakukan kegiatan sosialisasi Instrumen Evaluasi Diri secara online di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII.
Acara ini dihadiri oleh:
Hari 1, 88  peserta dari 55 PT