Search

KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI APIKES IMELDA MEDAN

Tema : Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi
Author : Fitriyani Lubis
Email : Fitriyanilubis38@gmail.com
Jabatan : Ketua dan Sekretaris SPMI
Insitusi : Apikes Imelda
Alamat :

KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL  DI APIKES IMELDA MEDAN
1)Fitriyani, 2)Erlindai  

Pendahuluan

Penjaminan mutu (quality assurance) bagi suatu organisasi adalah suatu keharusan  karena organisasi yang menjamin mutunya merupakan organisasi yang senantiasa memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggannya, sebab pelanggan (costumer) yang puas akan meningkat menjadi pelanggan yang loyal dan hal ini berarti akan memberikan benefit bagi organisasi yang bersangkutan. Kebijakan SPMI adalah pernyataan tertulis yang menjelaskan pemikiran, sikap,  pandangan dari institusi Perguruan Tinggi mengenai SPMI yang berlaku diperguruan tinggi dan juga menjelaskan bagaimana memahami, merancang dan melaksanakan SPMI dalam menyelenggarakan pelayanan pendidikan tinggi. Penjaminan mutu pendidikan yang dimaksud adalah terbangunnya budaya mutu pendiisidikan, pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas dan proporsional dalam penjaminan mutu antara satuan pendidikan dengan pemerintah baik daerah maupun pusat. Adapun acuan standar minimal dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi terdiri atas 24 (dua puluh empat) standar sesuai dengan yang tertuang dalam PERMENDIKBUD No.49 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Kedua puluh empat standar terdiri atas delapan standar tentang standar nasional pendidikan,  delapan  Standar  Nasional Penelitian, dan delapan Standar Nasional Pengabdian Masyarakat. APIKES Imelda Medan sebagai salah satu organisasi penyelenggara jasa pendidikan. Sistem penjaminan mutu APIKES Imelda dibentuk pada tanggal 21 Agustus Tahun 2014 yang akan dilakukan secara bertahap, sistematis dan terencana dalam suatu program penjaminan mutu yang memiliki target dan kerangka waktu yang jelas. Pada tahap awal penjaminan mutu dilakukan oleh unit yang secara khusus dibentuk untuk melakukan perencanaan dan pengelolaan mutu baik akademik maupun  manajemen yaitu unit yang bernama Satuan Penjamin Mutu Internal (SPMI), kemudian pada akhirnya nanti upaya penjaminan mutu tersebut akan menjadi budaya dan kegiatan rutin atau kegiatan keseharian dari civitas akademika APIKES Imelda Medan. Kebijakan SPMI adalah pernyataan tertulis yang menjelaskan pemikiran, sikap, pandangan perguruan tinggi mengenai SPMI yang berlaku diperguruan tinggi dan juga  menjelaskan bagaimana memahami, merangcang, dan melaksanakan SPMI dalam penyelenggaraan pelayanan pendidikan tinggi.  
ISI

Satuan Penjamin Mutu Internal (SPMI) APIKES Imelda merupakan lembaga yang berjalan untuk menjamin pemenuhan standar pendidikan secara sistematis dan berkelanjutan. Sehingga tumbuh dan berkembang budaya mutu. SPMI APIKES Imelda mengendalikan penyelenggaraan pendidikan untuk mewujudkan Pergururuan Tinggi dan lulusan yang bermutu. Untuk berjalannya budaya mutu yang sistematis maka SPMI APIKES Imelda menyusun buku kebijakan mutu internal yang bertujuan untuk memberikan arah dan landasan pengembangan kebijakan mutu APIKES Imelda Medan. Sasaran penyusunan adalah terjadinya peningkatan mutu, efisiensidan efektivitas kinerja diseluruh unit kerja di lingkungan APIKES Imelda. Luas Lingkup Kebijakan Spmi Apikes Imelda Medan Ruang lingkup kebijakan SPMI APIKES Imelda mencakup semua aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi baik bidang akademik maupun bidang non akademik. Sebagai langkah awal fokus pada bidang akademik khususnya bidang : pendidikan, Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam perkembangan selanjutnya secara bertahap kebijakan SPMI APIKES Imelda Medan diterapkan pula pada bidang non akademik. Kebijakan SPMI APIKES Imelda Medan berlaku untuk semua unit dalam perguruan tinggi, yaitu: semua Akademik/Bagian, lembaga, Satuan Penjamin Mutu (SPMI). Adapun tujuan kebijakan SPMI APIKES Imelda secara garis besar ialah : Menjamin bahwa setiap bagian/lembaga dilingkungan APIKES Imelda Medan dalam menjalankan tugas pelayanan dan fungsinya sesuai dengan standar yang ditetapkan. Mewujudkan transparansi dan akuntabilitas APIKES Imelda Medan kepada pemangku kepentingan (stakeholders). Mengajak semua pihak dilingkungan APIKES Imelda Medan untuk bekerja mencapai tujuan dengan berpatokan pada standar dan secara berkelanjutan berupaya untuk meningkatkan mutu.    
Srategi SPMI APIKES Imelda dalam melaksanakan kebijakan adalah : Melibatkan secara aktif semua civitas akademika sejak tahap perencanaan hingga tahap evaluasi dan tahap pengembangan SPMI, Melibatkan pula organisasi profesi, alumni, dunia usaha dan pemerintahan sebagai pengguna lulusan, khususnya pada tahap penetapan standar SPMI, Melakukan pelatihan secara terstruktur dan terencana bagi para dosen dan staf administrasi tentang SPMI, dan secara khusus pelatihan sebagai auditor internal, dan Melakukan sosialisasi tentang fungsi dan tujuan SPMI kepada para pemangku kepentingan secara periodik. Asas  Atau Prinsip Pelaksanaan Kebijakan SPMI adalah : Asas akuntabilitas, yaitu bahwa dalam pelaksanaan kebijakan SPMI harus dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, terbuka, dan senantiasa mengacu pada perkembangan keilmuan yang mutakhir dan dinamis. Asas transparansi, yaitu bahwa kebijakan SPMI dilaksanakan secara terbuka didasarkan pada tatanan dan aturan yang jelas yang senantiasa berorientasi pada rasa saling percaya untuk terselenggaranya suasana akademik yang kondusif dan menjamin terwujudnya sinergisme. Asas kualitas, yaitu bahwa kebijakan SPMI dilaksanakan dengan senantiasa mengedepankan kualitas input, proses , dan output, Asas kebersamaan, yaitu bahwa kebijakan SPMI dilaksanakan secara terpadu, terstruktur, sistemik, komprehensif dan terarah, dengan berbasis pada visi, misi, dan tujuan kelembagaan. Asas hukum, yaitu bahwa semua pihak yang terlibat secara lagsung maupun tidak lagsung dalam pelaksanaan kebijakan SPMI taat pada hukum yang berlaku yang penegakannya dijamin oleh Negara. Asas manfaat, yaitu bahwa kebijakan SPMI dilaksanakan untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi segenap sivitas akademika , institusi, bangsa dan Negara. Asas keseteraan, yaitu bahwa kebijakan SPMI dilaksanakan atas dasar persamaan hak untuk menjamin terciptanya lingkungan akademik yang legaliter dan Asas kemandirian, yaitu bahwa pelaksanaan kebijakan SPMI senantiasa didasarkan pada kemampuan institusi dengan mengandalkan segenap potensi dan sumberdaya yang ada untuk mengoptimalkan kemampuan institusi yang terus berkembang secara sistematik dan terstruktur. Manajemen SPMI APIKES Imelda : SPMI pada APIKES Imelda dirancang, dilaksanakan dan ditingkatkan mutunya berkelanjutan dengan berdasarkan pada model PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Dengan model ini maka APIKES Imelda akan menetapkan terlebih dahulu tujuan yang ingin dicapai melalui strategi dan serangkaian aktivitas yang tepat. Kemudian, terhadap pencapaian tujuan melalui strategi dan aktivitas tersebut akan selalu di monitor secara berkala, di evaluasi dan dikembangkan kearah yang lebih baik secara berkelanjutan. Dengan model manajemen PPEPP, maka setiap unit dalam lingkungan APIKES Imelda secara berkala harus melakukan proses evaluasi diri untuk menilai kinerja unitnya sendiri dengan menggunakan standar dan prosedur yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi diri akan dilaporkan kepada Direktur APIKES. Terhadap hasil evaluasi diri Direktur APIKES akan membuat keputusan tentang langkah atau tindakan yang harus dilakuakn untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu. Melaksanakan SPMI dengan model manajemen PPEPP juga mengharuskan setiap unit dalam APIKES Imelda bersikap terbuka, kooperatif, dan siap untuk diaudit atau diperiksa oleh tim auditor internal yang telah mendapat pelatihan khusus tentang audit SPMI. Audit yang dilakukan setiap akhir semester akan direkam dan dilaporkan kepada pimpinan APIKES, untuk kemudian diambil tindakan tertentu berdasarkan hasil temuan dan rekomendasi dari tim auditor. Semua proses diatas dimaksudkan untuk menjamin bahwa setiap kegiatan penyelenggaraan pendidikan tinggi pada APIKES Imelda terjamin mutunya, dan bahwa SPMI APIKES Imelda juga selalu dievaluasi untuk menemukan kekuatan dan kelemahannya sehingga dapat dilakukan perubahan ke arah perbaikan secara berkelanjutan Hasil pelaksanaan SPMI dengan basis model manajemen PPEPP adalah kesiapan Akademi di APIKES untuk mengikuti proses akreditasi atau penjaminan mutu eksternal baik oleh LAMP.PTKes ataupun lembaga akreditasi asing yang kredibel.

Penutup
Kebijakan SPMI APIKES Imelda merupankan dokumentasi tertulis berisi garis besar penjelasan tentang bagaimana APIKES Imelda dapat memahami, merancang, dan melaksanakan SPMI sehingga terwujud budaya mutu APIKES Imelda.  Kebijakan SPMI APIKES Imelda dibuat dan ditetapkan oleh Direktur APIKES Imelda. Seluruh Civitas Akademika APIKES Imelda  berkeyakinan bahwa SPMI bertujuan untuk: Menyediakan fasilitas yang memadai yang diharapkan oleh Mahasiswa, Dosen, tenaga kependidikan dan pengguna lulusan agar dapat dilaksanakan proses belajar mengajar yang baik sehingga dihasilkan kualitas lulusan yang bermutu. Menyelenggarakan proses pendidikan yang sesuai dengan kurikulum berbasis kompetensi yang memenuhi persyaratan dan peraturan yang berlaku. Melakukan pengembangan atau perbaikan secara terus menerus disetiap area untuk meraih kepuasan Mahasiswa, Dosen, tenaga kependidikan dan pengguna lulusan. Secara berkala memberikan pelatihan pada tenaga pengajar untuk meningkatkan kemampuan atau kompetensi agar dapat memberikan jasa yang bermutu dan terkini. Seluruh standar, manual, dan formulir SPMI APIKES Imelda merupakan dasar atau pedoman untuk meningkatkan mutu pengelolaan pendidikan. Dokumentasi pengukuran standar pada SPMI menjadi data objektif dalam pencapaian mutu pengelolaan di APIKES Imelda.

1-2)Akademi Perekam Medik Dan Informasi (APIKES) Imelda Medan, Ketua dan Sekretaris SPMI, Hp: 085276016551, Email: Fitriyanilubis38@gmail.com  
   

  Download Dokumen PDF

Didukung Oleh